Aku adalah hujan dan dia pelangiku.
Aku selalu ingin bersamanya tapi ia selalu hadir
setelahku.
Aku dan dia tak mungkin bisa bertemu, meski dia tak
akan ada sebelum aku ada.
Kenyataan itu yg membuatku egois, menginginkan dia
hanya untukku saja.
Tapi manusia lain diluar sana, selalu mengaguminya
tanpa seizinku.
Terkadang aku tak bisa menerima hal itu, tapi tak
peduli aku bisa menerimanya atau tdk apa yg bisa dilakukan oleh seorang aku?
17 Maret pukul 2015
14:00

Tidak ada komentar:
Posting Komentar