Rabu, 05 November 2014

Semangatku Melumpuh

Sudah lama sekali aku tak berpuisi. Dan tiba-tiba saja aku ingin menulis sebuah coretan lalu menghapus sebuah impian
Mungkin terlalu lama aku berangan didalam mimpi. Mungkin juga aku adalah manusia yang tak menyadari batas kemampuannya.
Harapan yang dulunya membuatku semangat. Kini dia juga yang menghujamku dengan penderitaan dan kekecewaan. Dan perlahan semangatku melumpuh.
Asal kalian tau..Sebenarnya aku tak mau jika harus menyerah,tapi keadaan yang memaksaku untuk itu
Aku gagal.. itulah yang ingin aku tulis. Aku punya mimpi dan aku tak bisa dalam menggapainya. Apa kalian paham?
Tentu saja tidak! Tiga per empat dari kalian hanya pura pura peduli. Wajah terbahak yang disembunyikan oleh sandiwara air mata.
Tak peduli berapa kali aku mencoba.Tak peduli seberapa keras aku berusaha.. kenyataannya  masih sama.
Sedangkan kalian yang terlihat main-main. Dengan mudahnya menyentuh mimpi kalian masing-masing. Jujur saja ada sedikit iri di dada ini.
Kucoba menepisnya dengan sebuah kalimat ‘mungkin ini adalah takdir’ dan inilah  yang dinamai dengan garis hidup manusia yang tak dapat di usik sedikitpun. Yaa..mungkin seperti itu.
Ku maafkan diriku sendiri
Karena aku benar lelah dan tak habis berfikir..Apa yang harus ku lakukan..
Pulang??
Akankah mereka menerimaku atau malah membuangku?
Mati??
Dengan apa aku harus mati?
Bangkit lagi??
Jujur..aku sudah tak bisa.. memang mudah untuk kalian bicara. Tapi tau kah kalian berapa kali aku terjatuh, dan berapa kali mencoba bangkit??
Ini semua membuatku tak lagi mempercayai kemampuanku sendiri.
Satu hal yang ada di otak ku saat ini adalah
Kenyataan yang sebenarnya bahwa aku tak bisa. Benar-benar tak bisa seperti yang lainnya.. pergilah kalian ketempat yang kalian inginkan dan jangan pedulikan.
Hingga kuputuskan untuk menyukai dua kata.. dua kata yang sekarang membuatku tidak lebih baik namun aku percaya padanya
Yaitu AKU MENYERAH

01, November 2014 21:32

Tidak ada komentar:

Posting Komentar