Rabu, 05 November 2014
Antara Kamu dan Puisi
Mungkin aku ngga bisa mencintai kamu, seperti aku mencintai puisi.
Tapi bukan berarti kalau kamu ngga penting buat aku. Jujur saja akhir-akhir ini rinduku selalu bertuan padamu.
Karena kita berada diruang dan waktu yang ngga sama, akhirnya aku memutuskan untuk menikmati rindu ini lewat puisi.
Pernahkah kamu bertanya didalam hati, mengapa cintaku padamu tak sebanyak aku mencintai puisi. Alasannya adalah karena puisi bisa menyampaikan bahasa rinduku padamu saat kamu ngga ada. Sampai akhirnya ketika kamu membaca goresan ini kamu akan merasakan bahasa rindu yang sama pula.
Kamu ngga perlu khawatir,
selama aku masih bias memainkan penaku selama itu pula aku akan berbicara denganmu, meski taka da satu katapun yang terucap dari mulutku.
Selama tangan ini masih bias menggoreskan tinta hitam diatas putih, kamu ngga akan pernah benar-benar kehilangan sosok aku dari hidupmu.
Karena sampai nanti coretan yang aku buat akan selalu tertuju padamu. Dan semua itu akan aku bahasakan dengan puisi.
Dengan kata lain, puisi adalah jalan dimana aku menapaki rindu dalam mencintaimu.. to be continue..
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar